Latest Updates

Lagu Batak Terbaru 2015

Lagu Batak Terbaru 2015
https://www.youtube.com/watch?v=osrFAq0VueM
https://www.youtube.com/watch?v=0VBOS6FZ7cA
https://www.youtube.com/watch?v=7INwgJC1g8w
 https://www.youtube.com/watch?v=HZVx0arWhB4


https://www.youtube.com/watch?v=zbWDuLynoFU
https://www.youtube.com/watch?v=-Pg8OLRi_g0
https://www.youtube.com/watch?v=4p4Ptp2EG3g
https://www.youtube.com/watch?v=v-hD3A0gcwo

https://www.youtube.com/watch?v=eYcaXT9EimQ
https://www.youtube.com/watch?v=D9noF1k4qEQ
https://www.youtube.com/watch?v=7eNRduFcTRE
https://www.youtube.com/watch?v=OGRw0eTqwFc

https://www.youtube.com/watch?v=vFNBkEkd940
https://www.youtube.com/watch?v=XlXpcotIy2E
https://www.youtube.com/watch?v=QKFiqGmUIPs
https://www.youtube.com/watch?v=5pJ681AqVhA

https://www.youtube.com/watch?v=kYLBOSlxoX0
https://www.youtube.com/watch?v=T8FqtC4hfUM
https://www.youtube.com/watch?v=PDFKavHF-IM
https://www.youtube.com/watch?v=PyFcyDxu_7k


https://www.youtube.com/watch?v=XwPy_z0oEpg
https://www.youtube.com/watch?v=nej8rIEJykE
https://www.youtube.com/watch?v=B_pW7PUMMew
https://www.youtube.com/watch?v=Li543xqidkQ


https://www.youtube.com/watch?v=DxNhht1Z4yk
https://www.youtube.com/watch?v=u27argwN9dU
https://www.youtube.com/watch?v=hSn3w1qcguQ
https://www.youtube.com/watch?v=rSNbhhHmVeg



https://www.youtube.com/watch?v=3melT0Qeku8
https://www.youtube.com/watch?v=06lfP8A9uDQ
 https://www.youtube.com/watch?v=V8qRUG7qgUM
https://www.youtube.com/watch?v=baI0TLUkiLE


 https://www.youtube.com/watch?v=SEZIVkw7vZE
https://www.youtube.com/watch?v=yKkyhVPSmzQ
https://www.youtube.com/watch?v=q1u3n-MXP7c
https://www.youtube.com/watch?v=PapG-xAp-no
https://www.youtube.com/watch?v=_BLfO9HuTng



PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN BISNIS

PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
 Sebelum kita mengerti secara mendalam apa yang dimaksud dengan studi kelayakan bisnis serta kegiatan apa saja yang akan dilakukan dalam studi kelayakan bisnis, maka ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui pengertian investasi serta pengertian proyek dan bisnis.

Investasi dapat dilakukan dalam berbagai usaha, oleh karena itu investasi pun dibagi dalam beberapa jenis. Dalam praktiknya,jenis investasi dibagi menjadi dua macam yakni:

1. Investasi nyata

Investasi nyata merupakan investasi yang dibuat dalam harta tetap seperti tanah,bangunan

2. Investasi financial

Investasi financial merupakan investasi dalam bentuk kontrak kerja,pembelian saham.

Secara umum pengertian proyek adalah kegiatan yang melibatkan berbagain sumber daya yang terhimpun dalam suatu wadah ( organisasi ) tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk melakukan kegiatan yang tela ditetapkan sebelumnya atau untuk mencapai sasaran tertentu.

Kemudian, pengertian bisnis adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk memperoleh keuntungan sesuai dengan tujuan dan target yang diinginkan dalam berbagai bidang, baik jumlah maupun waktunya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengertian studi kelayakan bisnis ( SKB ) adalah:

Suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang sutu usaha atau bisnis yang akan dijalankan,dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.

Untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek. Setiap aspek untuk dapat dikatakan layak harus memiliki suatu standar nilai tertentu, namun keputusan penilaian tak hanya dilakukan pada salah satu aspek saja. Penilaian untuk menentukan kelayakan harus didasarkan kepada seluruh aspek yang akan dinilai nantinya.

Aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hukum,aspek pasar dan pemasaran,aspek keuangan,aspek teknis,aspek manajemen dan organisasi dll. Untuk menilai semua aspek ini perlu dibentuk semacam tim yang terdiri dari orang-orang yang berasal dari berbagai bidang keahlian.



B. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KEGAGALAN USAHA

Secara umum,factor-faktor yang menyebabkan kegagalan terhadap hasil yang dicapai sekalipun telah dilakukan studi kelayakan bisnis secara benar dan sempurna yang dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Data dan informasi tidak lengkap

Pada saat melakukan penelitian data dan informasi yang disajikan kurang lengkap,sehingga hal-hal yang seharusnya menjadi penilaian tidak ada.

2. Tidak teliti

Kegagalan dapat terjadi karena kurang teliti dalam meneliti dokumen yang ada.

3. Salah perhitungan

Kesalahan dapat pula diakibatkan si penstudi salah dalam melakukan perhitungan,.

4. Pelaksanaan pekerjaan salah

Para pelaksanaan bisnis sangat memegang peranan penting dalam keberhasilan menjalankan bisnis tersebut.

5. Kondisi lingkungan

Kegaqgalan lainnya adalah adanya unsure-unsur yang terjadi yang memang tidak dapat kita kendalikan.

6. Unsure sengaja

Kesalahan yang sangat fatal adalah adanya factor kesengajaan untuk berbuat kesalahan.



C. MANFAAT BISNIS

Berikut keuntungan dengan adanya kegiatan bisnis baik bagi perusahaan,pemerintah,maupun masyarakat,antara lain.

1. Memperoleh keuntungan

Apabila suatu usaha dikatakan layak untuk dijalankan akan memberikan keuntungan, terutama keuntungan keunagan bagi pemilik bisnis.

2. Membuka peluang pekerjaan

Dengan adanya usaha jelas akan membuka peluang pekerjaan kepada masyarakat,baik bagi masyarakat yang terlibat langsung dengan usaha atau masyarakat yang tinggal dilokasi usaha.

3. Manfaat ekonomi

a. Menambah jumlah barang dan jasa

b. Meningkatkan mutu produk

c. Meningkatkan devisa

d. Menghemat devisa

4. Tersedia sarana dan prasarana

Bisnis yang akan dijalankan disamping memberikan manfaat seperti diatas juga memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas terutama bagi masyarakat sekitar bisnis yang akan dijalankan.

5. Membuka isolasi wilayah

Untuk wilayah tertentu dalam pembukaan usaha misalnya perkebunan,atau pelabuhan akan membuka isolasi wilayah.

6. Meningkatkan persatuan dan membantu pemerataan pembangunan

Dengan adanya proyek atau usaha biasanya pekerja yang bekerja didalam proyek datang dari berbagai suku bangsa.

Cara Mempersentasikan Hasil Penelitian

Cara Mempersentasikan Hasil Penelitian
Mempresentasikan hasil penelitian maksudnya adalah mempublikasikan atau menyampaikan hasil penelitian secara lisan dalam forum-forum diskusi, seminar atau ceramah.

Menurut Suryanto dan Haryanta (2007:141), langkah-langkah melakukan presentasi adalah sebagai berikut.

“Tuliskan pokok-pokok masalah yang akan kamu sampaikan secara runtut, buatlah ringkasan penjelasan proses penelitian yang kamu lakukan, buatlah ringkasan penjelasan hasil penelitian yang sudah kamu lakukan, siapkan ketiga hal di atas secara tertulis dalam kertas, atau power point, kerjakan keempat tugas tersebut sedini mungkin sehingga masih ada waktu untuk persiapan yang lain, lakukan latihan mempresentasikan hasil penelitian tersebut di rumah baik sendiri maupun bersama teman, buatlah daftar pertanyaan sekaligus jawabannya untuk mengantisifasi pertanyaan dari guru atau teman pada waktu presentasi”.

Dalam waktu yang terbatas, kita tidak mungkin menyampaikan seluruh hasil penelitian. Oleh karena itu, hal-hal yang telah kita uraikan dalam laporan, tidak perlu disampaikan semuanya. Pilihlah bagian-bagian yang penting atau pokok-pokoknya saja.

Dengan demikian, sebelum kita menyajikan hasil penelitian ini, kita perlu meringkasnya yang dapat dilakukan sesuai dengan aspek kebahasaan dan aspek nonkebahasaan berbicara yang merupakan aspek penilaian dalam mempresentasikan pokok-pokok hasil penelitian, yakni pengucapan vokal dan konsonan yang tepat, penempatan tekanan dan nada yang sesuai, diksi yang bervariasi dan jelas, struktur kalimat yang tepat, sikap yang tenang, wajar dan tidak kaku, pandangan mata yang tertuju pada semua pendengar, mimik yang tepat, dan berbicara dengan lancar serta menguasai topik dengan menggunakan tampilan visual. Adapun kunci keberhasilan penyampaian hasil penelitian secara lisan dalam presentasi selain menguasai hasil penelitian itu sendiri, menguasai keterampilan berbicara juga merupakan kunci keberhasilan dalam presentasi.

d. Penilaian Kemampuan Mempresentasikan Hasil Penelitian

Maidar dan Mukti (repository.upi. edu/ operator/ upload/ s c0151 0603334 chapter2. pdf) mengatakan: “membuat penilaian kemampuan berbicara didasarkan pada aspek kebahasaan dan aspek nonkebahasaan penunjang keefektifan berbicara”. Berhubung karena dalam penelitian ini yang akan dinilai adalah kemampuan siswa mempresentasikan hasil penelitian dengan jenis presentasi visual, maka penilaian tidak hanya didasarkan pada aspek-aspek kebahasaan dan nonkebahasaan berbicara saja, tetapi perumusan tema, kesesuaian presentasi dengan pokok-pokok hasil penelitian, urutan yang logis dan penggunaan tampilan visual juga akan dinilai, yang diberi skor 1-3.

Jadi, aspek-aspek yang akan dinilai dalam penilaian kemampuan mempresentasikan hasil penelitian, yakni: pengucapan vokal dan konsonan, penempatan tekanan dan nada, diksi (pilihan kata), struktur kalimat, sikap yang wajar, tenang, dan tidak kaku, pandangan mata, mimik, kelancaran, perumusan tema, penguasaan topik dan kesesuaian presentase dengan pokok– pokok penelitian, urutan yang logis, penggunaan tampilan visual.

Era Globalisasi

Era Globalisasi
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain.

Nasionalisme bangsa Indonesia dapat terus dipertahankan dan dilestarikan dengan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Pancasila dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara. Yang sesuai dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila pada sila ke-3 yakni Persatuan Indonesia yang bermakna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Rela berkorban demi bangsa dan negara.

Dari pembahasan diatas, bahwasanya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupa berbangsa dan bernegara dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang kuat dalam mengantisipasi perubahan-perubahan di era globalisasi demi mempertahankan nasionalisme dan keutuhan bangsa Indonesia.

Kenyataan bahwa Indonesia sekarang telah masuk dalam era globalisasi yang mengarah kepada akulturasi nilai global terhadap nilai-nilai lokal, maka pendidikan kewarganegaraan bagi kalangan mahasiswa di perguruan tinggi masih sangat relevan diberikan dalam rangka membentengi para calon pemimpin bangsa akan nilai-nilai luhur ke-Indonesia-an untuk mengantisipasi segenap permasalahan rumahtangga bangsa sendiri dan dalam rangka mengantisipasi masuknya nilai-nilai global yang cenderung destruktif dan melunturkan nilai-nilai lokal.

Semangat persatuan dan kesatuan yang melatarbelakangi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini harus selalu terpatri dalam setiap individu warga Negara Indonesia. Dan pendidikan kewarganegaraan perlu tetap diberikan untuk mempersiapkan calon pemimpin bangsa tidak akan membiarkan keretakan pemahaman para elit bangsa menjadi unsur pemecah yang membawa pada disintegrasi bangsa yang memang sudah lama dirongrong oleh unsur asing di segala bidang. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan harus betul-betul didesain dan mampu memupuk sikap dan menanamkan kembali jiwa patriot yang harus selalu dijunjung demi mengantisipasi berbagai macam perubahan di masa mendatang.


3.2 Saran

Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam membangun dan menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa. Hendaknya seluruh elemen bangsa Indonesia mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, demi terciptanya masyarakat bangsa yang bernasionalisme tinggi, sehingga pembaca tidak tergilas oleh arus globalisi. Tetap menjaga identitas nasional dan nilai-nilai luhur bangsa.